Kamis, 23 Maret 2017

Studi Kasus 8

WKWKWKW MAsih Bosan Dengan Saya?semoga tidak yah,,, kembali lagi kali ini saya akan menjelaskan tentang Proses Di dalam fungsi,, Apa itu Fungsi?Biasa Anda Buka Disini 
 
Sebuah kendaraan roda empat melaju dengan kecepatan maksimum 85 KM/jam selama 3 jam dengan demikian total jarak yang ditempuh sudah dapat diketahui yaitu 85 KM/Jam X 3 jam = 255 KM, namun bila mana kendaraan tersebut melaju dengan kecepatan yang tidak konstan dengan ketentuan di 1 jam pertama melaju dengan kecepatan 72% dan pada jam ke dua hanya melaju 35% dari kecepatan maksimum dan pada jam ke tiga melaju 21% dari kecepatan maksimum berapakah jarak yang ditempuh oleh kendaraan tersebut ?

Syntax

#include<stdio.h>  //header fungsi untuk perintah printf & scanf
#include<iostream>
//header fungsi untuk perintah cout & cin 
#include<conio.h> //header fungsi untuk perintah endl
using namespace std;
float b = 85;  //deklarasi variabel
float
pertama(float a)
// nama fungsi untuk proses
{  float km1;
km1 =(a / 100) * b; //bagan proses didalam fungsi
return km1;
}
float kedua(float c)
{   float km2;
km2= (c / 100) * b;
return km2;
}
float ketiga(float d)
{   float km3;
km3= (d / 100) * b;
return km3;

main() 
{
float a,c,d,h; //deklarasi variabel
printf("Mengitung  Jarak  Tempuh  Kendaraan  dalam  waktu dinamis 3 Jam\n");
cout<<"\nMasukan Kecepatan pada Jam Pertama %:  "; //tampilan keluar
cin>>a; //tampilan masukan atau menarik nilai
cout<<"\nMasukan Kecepatan pada Jam Kedua  % : ";
cin>>c;
cout<<"\nMasukan Kecepatan pada Jam Ketiga % : ";
cin>>d;
h = pertama(a) + kedua(c) + ketiga(d);
printf("\nJarak yang ditempuh kendaraan tersebut sejauh %.2f Kilometer",h); // menarik hasil proses menggunaan %f(variabel nilai float)
return 0;
}


Running









Studi Kasus 6

KEmbali lagi di Blogggggg... OWLS,,, Kali INi saya akan menjelaskan tentang Kasus tetapi untuk Prosesnya akan berada di dalam Fungsi,,, Silahkan Kunjungi Halaman Tentang Fungsi. mari kita selesaikan sebuah masalah.
Membuat program yang dapat melakukan operasi dua operator penjumlahan dan
perkalian dengan masukan hanya dua buah variabel tampa ada nilai variabel yang
dipindahkan ke variabel baru, dan ditempatkan pada dua variabel keluaran

Syntax

#include <iostream> //header fungsi untuk perintah cout & cin
#include <conio.h>  //Header fungsi untuk perintah endl
using namespace std;
int tambah (int a, int b)// nama fungsi baru untuk proses
{
int hasil1; // Deklarassi variabel 
hasil1= a+b;  // Proses aritmatika
return hasil1;}
int kali (int a, int b)
{
int hasil2; 
hasil2= a*b;  
return hasil2;}
main()
{
int hasil1, hasil2, a, b; 
cout<<"Nlai a = ";  //outuput atau pencetak perintah 
cin>>a;             // pengambilan atau penarikan nilai
cout<<"Nilai b = "; 
cin>>b;
hasil1=tambah(a,b);
cout<<"Hasil Tambah : "<<hasil1<<endl;
getch();  
hasil2=kali(a,b);
cout<<"Hasil Kali : "<<hasil2<<endl; 
getch();
}
Running 
 

Penjelasan 

Dalam contoh soal kali ini proses dilakukan di dalam fungsi bukan di bagan deklarasi karena jika ada kesalahan dalam proses akan lebih mudah untuk mencari kesalahannya,, 

Studi Kasus 7

KEmbali lagi di Blogggggg... OWLS,,, Kali INi saya akan menjelaskan tentang Kasus tetapi untuk Prosesnya akan berada di dalam Fungsi,,,, Silahkan Kunjungi Halaman Tentang Fungsi. mari kita selesaikan sebuah masalah.
Terdapat sebuah balok dengan ukuran yang belum ditentukan, yaitu panjang, lebar dan tinggi, bagaimana membuat program yang dapat menghitung luas balok dan volumenya dengan mengunakan function


Syntax

#include <iostream> //header fungsi untuk perintah cout & cin
#include <conio.h> //header fungsi untuk perintah endl
using namespace std;
int volume(int &l)  // nama fungsi untuk proses
{   int t;
cout<<"\nMasukan Nilai Tinggi Balok :\t";
 cin>>t;  
  l =l*t;        // bagan proses didalam fungsi
   return l;
}
int luas(int p, int l)
{
int x;
 x=p*l;
  cout<<"\nTampilkan Nilai Luas Balok :\t"<<x<<endl;
   volume(x);
    return x;
}
main ()
{
int p,l,j;   // deklarasi variabel yang akan digunakan
cout<<"Masukan Nilai Panjang Balok :\t";
 cin>>p;
cout<<"\nMasukan Nilai Lebar Balok :\t";
 cin>>l;  
  j=luas(p,l);
cout<<"\nVolume balok adalah : "<<j<<endl; getch(); // penghentian proses
}

Running 

 

Fungsi Balikan Dan Fungsi Tanpa Balikan

Fungsi Dengan Nilai Balik

Fungsi ini berguna untuk melakukan suatu proses yang memerlukan nilai kembalian atau OUTPUT. fungsi ini wajib didefinisikan tipe data dari nilai yang akan dikembalikan. Fungsi ini disebut juga dengan Fungsi Non Prosedural.

Ciri-cirinya:
  • Tanpa keyword void
  • Ada keyword return
  • Ada tipe data yang mengawali fungsi
  • Memiliki nilai kembalian
  • Dapat dianalogikan sebagai suatu variabel yang memiliki tipe data tertentu, sehingga dapat langsung ditampilkan hasilnya
  • Contoh deklarasi: int jumlah (int a, int b)

Contoh :
#include<iostream.h>
 // Prototipe fungsi
 Long kuadrat (long i);
 --------------------------------------
 //Definisi fungsi
 Long kuadrat (long i)
 {
 return (i*i)
 }

Pernyataan return pada fungsi diatas digunakan untuk mengembalikan fungsi kuadrat(), yang mana rumus kuadrat diperoleh dari hasil kali bilangan itu sendiri, misal i kuadrat = i x i, sebagaimana telah didefinisikan dalam fungsi diatas.

Contoh lagi :
Masih dengan prinsip yang sama yaitu mengalikan bilangan itu sendiri, namun beda implementasinya, kali ini kita definisiakan pada rumus luas persegi.

 
 
#include <iostream.h>
#include <conio.h>

//Ini merupakan fungsi dengan nilai balik (return).
//awal fungsi, 
float luas(float s)
{
float luas;
luas=s*s;
return luas; //mengembalikan nilai ke fungsi
}

//akhir fungsi (fungsi utamanya)
void main()
{
float sisi;
float L;
cout<<"menghitung luas persegi"<<endl;
cout<<"Masukan sisi : "; cin>>sisi;
L=luas(sisi); //memanggil fungsi dan L menampung nilai dari fungsi
cout<<"Luas : "<<L;

getch();
}

Fungsi Tanpa Nilai Balik

Merupakan fungsi yang tidak memerlukan nilai balik/output. Fungsi ini memiliki satu tujuan/fokus sering di istilahkan dengan logical inherent atau spesific purpose. Fungsi ini disebut juga dengan Fungsi Prosedural.

Ciri-cirinya:
  • Tidak adanya keyword return
  • Menggunakan keyword void
  • Tidak adanya tipe data di dalam deklarasi fungsi.
  • Tidak dapat langsung ditampilkan hasilnya.
  • Tidak memiliki nilai kembalian fungsi
  • Keyword void juga digunakan jika suatu function tidak mengandung suatu parameter apapun.
  • Contoh deklarasi : void tampilkan_jml (int a, int b)
Sehingga, gambaran perbedaan antara keduanya adalah sebagai berikut :
Misal pendefinisiannya sama-sama menggunakan i x i, maka Fungsi Nilai Balik bisa digunakan untuk menghitung luas persegi atau kuadrat suatu nilai, sedangkan Fungsi Tanpa Nilai Balik hanya bisa berlaku salah satunya saja, misal luas lingkaran ya luas lingkaran saja, atau jika kuadrat nilai ya kuadrat nilai saja.
Contoh:
#include<iostream.h>

 void tampilkan() // argumen kosong
 {
 cout<<"Terima Kasih telah mengunjungi blog saya"<<endl;
 cout<<"Bla...Blaa..Bla.."<<endl;
 cout<<"\t Silahkan tinggalkan komentar anda"<<endl;
 getch();
 }

Contoh lagi :
Menggunakan prinsip i * i, namun fungsi ini didedikasikan hanya untuk luas persegi. Lihat perbedaannya di source code.
C++ Luas Persegi Tanpa Nilai Balik
C++ Luas Persegi Tanpa Nilai Balik

#include <conio.h>
#include <iostream.h>

//Ini merupakan fungsi tanpa nilai balik (void).
//awal fungsi, 
void luas(float s)
{
float luas;
luas=s*s;
cout<<"luas : "<<luas<<endl;

}

//akhir fungsi (fungsi utamanya)
void main()
{
float sisi;
cout<<"menghitung luas persegi"<<endl;
cout<<"Masukan sisi : "; cin>>sisi;
luas(sisi); // memanggil fungsi

getch();
}


Rabu, 22 Maret 2017

Studi Kasus 5

HaLo Gays ketemu lagi bersama saya Mr. Owls,, kali ini Saya Akan menyelesaikan kembali sebuah kasus,, tapi kali ini kasus yang akan saya selesaikan itu tentang ongkos kirim, seperti ini soalnya.
Ongkir  Regresif.
Misalnya ongkos kirim ke suatu tempat ditetapkan Rp. 25 ribu untuk berat paket 5kg pertama, sedangkan untuk kg berikutnya dihitung Rp. 2 ribu/kg. Jadi kalai kita kirim paket beratnya 1 kg maupun 5kg, ongkos kirimnya tetap dihitung Rp. 25 ribu. Sedangkan kalau paket yang dikirim lebih dari 5 kg, katakanlah 10 kg, maka ongkos kirimnya jadi lebih murah ,karena5 kg berikutnya dihitung Rp. 2 ribu/kg. Sehingga paket dengan berat 10 kg hanya membayar Rp 35 ribu.

Syntax

#include<iostream>
#include<conio.h>
#include<stdio.h>
int main()
{
    int ongkir = 5000, harga,harga2,temp, jml, jml1;
    int i, kilo;
    printf("PROGRAM ONGKOS KIRIM BARANG REGRESIF\n");
    for(i=0;i<38;i++) printf("="); printf("\n");
    printf("Masukan Berat Barang = ");
    scanf("%i",&kilo);
    if (kilo < 5)
    harga = ((kilo*5)/kilo) * 5000;
    else
        if (kilo > 5)
        jml1 = (kilo - 5) * 2000;
        jml = ((kilo*5)/kilo) * 5000;
        harga = jml1 + jml;
       
    printf("\nBiaya Pengiriman Rp %.0i",harga);
    return 0;
}

Apa itu Header?Biasa Kunjungi Halaman Hader

Running




Penjelasan


1.    

1.       Header merupakan sebuah file yang berisi deklarasi untuk berbagai fungsi untuk yang dibutuhkan oleh program baik itu sebagai standar input/output maupun sebagai syntax.
-          Disini saya menggunakan header #include <stdio.h> yang akan mendeklarasikan fungsi dari C
-          #include <conio.h> yang akan mendeklarasikan getch
-          #include <iostream> yang akan mengdeklarasikan fungsi cout & cin
2.       Deklarasi variabel  dengan tipe data float
-          Float ongkir, harga, harga2,temp; dan seterusnya.
3.       Drklarasi variabel dengan tipe data interger
-          Int i, kilo;
4.       For merupakan fungsi perulangan
-          For(i = 0; i < 38; i++)
5.       Printf merupakan fungsi keluaran
-          Contohnya seperti printf(“PROGRAM ONGKOS KIRIM BARANG PROGRESIF”);
-          (Menampilkan tulisan)
6.       Scanf merupakanfungsi keluaran
-          Contohnya seperti (“%i”,&kilo);
-          (menyimpan nilai)
7.       Rumus aritmatika
-          harga = ((kilo*5)/kilo) * 5000;
8.       Getch() digunakan untuk menghentikan proses yang berjalan atau menahan tampilan outuput.
9.       If else adalah “ jika kondisi bernilai benar, maka perintah-1 akan dikerjakan, dan jika tidak  memenuhi syarat maka akan dikerjakan perintah-2”
-          If(kondisi 1)
       Rumus
       Else ( jika salah)
       If (kondisi2)
       Rumus 2
1       Return merupakan pengentian dari program yang berjalan
        Apa itu Else if?Bisa Buka Halaman ElseIf